Home > Travel > Virtual Tour Bisa Menjadi Pilihan Destinasi Wisata Aman Selama Pandemi

Virtual Tour Bisa Menjadi Pilihan Destinasi Wisata Aman Selama Pandemi

Virtual Tour Bisa Menjadi Pilihan Destinasi Wisata Aman Selama Pandemi

Adanya anjuran untuk #DiKostAja dan penerapan social distansing membuat kamu sulit untuk melakukan berbagai hal, termasuk berwisata. Padahal, berwisata mengunjungi objek-objek wisata bisa menjadi salah satu cara untuk mengusir stres dan kepenatan.

Tapi nggak usah khawatir, di zaman modern seperti sekarang mengunjungi objek-objek wisata ternyata bisa dilakukan tanpa harus ke luar kost. Semua itu bisa terwujud berkat kecanggihan teknologi yang bernama “virtual tour”.

Penasaran seperti apa sensasinya? Yuk simak ulasannya berikut ini.

1. Menjelajah Indonesia

Ingin melihat keindahan dan kebudayaan yang ada di Indonesia? Kini kamu nggak perlu ribet packing dan sebagainya, apalagi harus keluar kamar kost. Karena kamu sudah bisa melakukannya dengan cara “virtual tour”, lho. Kamu tinggal mendownload aplikasi Indonesia Virtual Tour di Apps Store atau Google Play Store. Setelah mendownload aplikasi tersebut, kamu sudah bisa menjelajahi kota yang ada Indonesia dari ujung barat sampai ujung timur.

Sayangnya, saat ini baru ada satu kota yang bisa kamu kunjungi, yaitu Palembang. Nantinya, akan ada ada kota lain yang bisa kamu jelajahi di aplikasi tersebut, mulai dari Medan, Bandung, Jakarta, Banda Aceh, Padang, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Gorontalo, Ambon, Jayapura, hingga Manokwari.

2. Mengunjungi Museum Nasional

Bagi warga Jakarta pasti sudah tidak asing dengan museum satu ini. Yap, museum yang berlokasi di seberang Monumen Nasional (Monas) memang tutup selama masa pandemi COVID-19. Tapi tenang, kamu masih bisa masuk dan melihat koleksi yang ada di museum tersebut.

Lewat “virtual tour” Museum Nasional akan mengajak para pengunjungnya menjelajah dan melihat berbagai koleksinya, mulai dari prasasti, arca, hingga naskah kuno. Jika kamu ingin merasakan sensasi mengunjungi Museum Nasional secara virtual, kamu tinggal mengklik link di sini.

3. Masuk ke dalam Museum Konferensi Asia Afrika

Kalau biasanya kamu hanya melewati bangunan ini atau sekadar melihatnya dari foto-foto di depannya saja, kini kamu bisa melihat isi di dalamnya, lho. Inilah bangunan yang merupakan saksi sejarah terjadinya Konferensi Asia Afrika dan lahirnya Dasasila Bandung di masa lalu.

Kini kamu sudah bisa melakukan napak tilas sejarah Indonesia di Museum Konferensi Asia Afrika dari kamar kost. Sebab, museum ini memberikan tur secara virtual bagi siapa saja yang ingin menjelajahinya selama masa pandemi COVID-19. Kamu tinggal mengklik link di sini untuk mengikuti turnya.

4. Menjelajah di Museum Bank Indonesia

Museum terakhir yang bisa kamu jelajahi secara virtual adalah Museum Bank Indonesia. Museum yang menjadi saksi sejarah perjalanan perbankan di Indonesia ini menyimpan berbagai koleksi menarik yang bisa kamu lihat, lho. Diperkirakan ada sekitar 750 ribu koleksi di Museum Bank Indonesia, yang sebagian besarnya diisi oleh uang kertas dan logam.

Salah satu uang tertua Indonesia juga tersimpan di museum ini, yaitu uang ORI (Oeang Republik Indonesia) Emisi 1 pecahan setengah rupiah tertanggal 17 Oktober 1945. Uang Ori ini ditandatangani oleh Mr. A. A. Maramis dan diterbikan pada 30 Oktober 1946. Empat tahun kemudian, uang ORI ditarik kembali oleh pemerintah Indonesia, yaitu pada tanggal 1 Mei 1950. Nah, buat kamu yang ingin menjelajahi Museum Bank Indonesia, kamu bisa mengklik link di sini.

Bagaimana, nggak kalah seru dengan tur aslinya, kan? Lumayan untuk mengobati kerinduan menjelajah objek-objek wisata tersebut selama masa pandemi sekarang ini.

BACA JUGA:

Artikel Rekomendasi kami