Home > Travel > 7 Tempat Wisata di Karawang untuk Liburan Singkat Bareng Teman

7 Tempat Wisata di Karawang untuk Liburan Singkat Bareng Teman

7 Tempat Wisata di Karawang untuk Liburan Singkat Bareng Teman

Kalau ditanya tentang lokasi liburan singkat dari Jakarta, kebanyakan akan menjawab Bandung atau Bogor. Tapi, jika ingin menjajal lokasi lain, coba arahkan kaki kamu ke Karawang. Tidak kalah dari Bogor dan Bandung, tempat wisata di Karawang juga memiliki sejuta pesona. Selain ada berbagai spot dengan panorama alam yang menakjubkan, daerah yang berada di bagian utara Jawa Barat tersebut juga memiliki pantai yang cantik.

Karawang merupakan sebuah wilayah kabupaten di Provinsi Jawa Barat. Daerah dengan luas 1.737,53 km per segi ini berbatasan dengan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor di barat, Laut Jawa di utara, Kabupaten Subang di Timur, Kabupaten Purwakarta di tenggara, serta Kabupaten Cianjur di selatan.

Pilihan Tempat Wisata di Karawang

Jika kamu menuju Bandung atau wilayah lain di pantai utara Jawa, pasti melewati daerah Karawang. Pasalnya, kawasan Cikampek—yang dilewati jalan tol—merupakan bagian dari Karawang.

Oleh karena itu, bisa dibayangkan, dong, kalau Karawang itu mudah dijangkau dari Jakarta, Bogor, juga Bandung. Jarak dari Jakarta sekitar 73 km atau 1,5 jam perjalanan jika menggunakan jalan Tol Cikampek. Jadi, Karawang bisa jadi tujuan bila ingin day trip ke luar Jabodetabek atau staycation pas weekend.

Berikut beberapa tempat wisata di Karawang yang bisa dimasukkan dalam rencana liburan kamu selanjutnya.

1. Curug Bandung

Curug Bandung

Sumber: Rancah

Aliran sungai dari Gunung Sanggabuana di Karawang melahirkan tujuh air terjun (curug) cantik, salah satunya Curug Bandung. Sama seperti curug umumnya, pemandangan alam di sini sangat indah dengan debit air yang sangat deras. Tidak heran, gemirick suara air selalu terdengar sepanjang musim, membuat pengujung lebih rileks. Cocok untuk melepas penat.

Keunikan Curug Bandung adalah air terjunnya yang melewati beberapa formasi batu seperti berundak. Ada yang pendek dan yang tertinggi berjarak 25 meter. Pengunjung jadi banyak tempat untuk bermain dan berfoto.

Untuk masuk ke area air terjun, pengunjung berusia 5 tahun ke atas harus membeli tiket seharga Rp10.000. Ditambah, biaya parkir Rp10.000 (mobil) atau Rp15.000 (motor). Di sekitar air terjun terdapat warung-warung sederhana untuk sekadar mengisi perut saat berekreasi. Tersedia juga toilet dan ruang ganti yang cukup menfasilitasi pengunjung.

Lokasi: Mekarbuana, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang

2. Pantai Tanjung Baru

Pantai Tanjung Baru

Sumber: Simomot

Wilayah Karawang juga berbatasan dengan Laut Jawa di bagian utaranya. Tidak heran bila Karawang memiliki obyek wisata pantai, salah satunya Pantai Tanjung Baru. Pantai yang berjarak sekitar 45 km dari pusat kota Karawang ini awalnya merupakan hutan bakau yang mengalami pembabatan. Karena itu, air laut di sekitar pantai berwarna kecokelatan—bukan karena kotor akibat sampah, ya. Hutan bakaunya sendiri masih ada di dekat pantai.

Di sini, pengunjung bisa berenang, naik perahu, menikmati angin laut, atau melihat matahari terbenam. Wisatawan juga bisa menikmati ragam kuliner laut, seperti aneka ikan bakar, cumi, udang, dan kerang. Ada juga warung-warung kopi sederhana untuk bersantai.

Sayangnya, pantai ini kurang dikelola baik. Akses jalannya masih kurang memadai, fasilitas pantai terbelangkai, dan tampak sampai berserakan di beberapa bagian. Semoga menjadi perhatian pemerintah setempat.

Lokasi: Tanjung Baru Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Karawang

3. Danau Cipule

Danau Cipule

Sumber: KSMTour

Karawang juga memiliki obyek wisata danau, yaitu Danau Cipule, yang berada di tepi Sungai Citarum. Uniknya, danau ini tidak terjadi secara alami, melainkan bekas lahan tambang pasir. Penambangan terus-menerus pada akhirnya membentuk sebuah cekungan besar. Danau ini cukup luas, sekitar 90 hektar, dan kedalaman 2 meter.

Sambil berwisata, kita akan menikmati pemandangan pegunungan yang indah, langit biru bersih, serta udara sejuk dan segar. Keunikan lain dari danau yang berjarak 20 km dari pusat kota Karawang ini adalah adanya pulau seluas 2 km per segi di tengahnya.

Pulau tersebut diberi nama Pulau Cinta dan dapat dicapai menggunakan perahu selama 5 menit, dengan membayar Rp2.000 sekali jalan. Tapi, bila debit air danau sedang tinggi, Pulau Cinta tidak dapat dikunjungi karena tergenang air. Danau yang luas dan ada pulau di tengahnya membuat Danau Cipule mirip dengan Danau Toba.

Lokasi: Desa Kutapohaci, Ciampel, Kabupaten Karawang

4. Vihara Shia Jin Ku Po

Vihara Sian Djin Ku Po

Sumber: Travelingyuk

Di Karawang juga terdapat wilayah yang mayoritas penduduknya etnis Tionghoa sehingga sering disebut Kampung China. Nama asli tempat tersebut adalah Kampung Benteng. Meski etnis Tionghoa, bahasa sehari-hari mereka sudah bercampur dengan bahasa Sunda Karawang.

Seperti umumnya pemukiman etnis Tionghoa, di Kampung Benteng terdapat vihara bernama Sian Djin Ku Poh. Konon, vihara ini didirikan sejak tahun 1700-an. Nama Sian Djin Ku Poh sendiri berasal dari pendiri Kampung Benteng, yaitu seorang wanita asal Tiongkok Selatan yang berlayar ke Indonesia pada tahun 1700 bersama warga Tiongkok lain.

Vihara ini dari kejauhan sudah terlihat karena memiliki interior khas Tiongkok, seperti warna merah dan hiasan ukiran naga. Cantik untuk foto-foto. Selain tempat beribadah dan melestarikan budaya, di vihara ini juga tersedia aneka kuliner khas Tionghoa untuk dicicipi.

Lokasi: Jl. Muhamad Toha, Tanjungmekar, Karawang Bar., Kabupaten Karawang, Jawa Barat 41316

5. Candi Jiwa

Candi Jiwa

Sumber: Wikipedia

Mau wisata arkeologi? Karawang juga punya. Sekitar 40 km dari pusat kota Karawang, kamu bisa menemui Candi Jiwa. Candi Jiwa ini merupakan bagian dari kompleks Percandian Batujaya seluas 500 hektar, yang merupakan kompleks candi tertua di Indonesia karena dibangun pada abad ke-2 M.

Candi Jiwa berukuran 19×19 m dan tinggi 4,7 m. Struktur bagian atasnya menunjukkan bentuk seperti bunga teratai dan bagian tengahnya melingkar seperti bekas stupa atau patung Buddha. Bentuk seperti ini unik dan belum pernah ditemukan di Indonesia. Banguannya juga tidak terbuat dari batu andesit seperti candi-candi umumnya, tapi dari batu bata, sehingga warnanya terakota.

Keunikan lainnya, Candi Jiwa terletak di tengah area persawahan. Kalau kamu menjejakkan kaki di sini, akan ditemani suasana asri khas sawah. Selain itu, jaraknya yang hanya 500 m menjadikan tanah di sekitar candi selalu basah, sehingga terasa kesejukannya.

Lokasi: Segaran, Batujaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat 41354

6. Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok

tempat wisata di karawang monumen

Sumber: Rappler

Kalau ke Karawang, jangan melewatkan tempat ini. Monumen ini jadi penanda bahwa Karawang pernah jadi bagian penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Kamu pasti pernah mendengar nama daerah “Rengasdengklok” saat belajar Sejarah di bangku sekolah.

Pada tanggal 16 Agustus 1945, sekelompok pemuda, yang menamakan diri Menteng 31, menculik Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok guna meminta mereka mempercepat proklamasi kemerdekaan. Akhirnya, kedua Proklamator tadi bisa kembali ke Jakarta untuk menyusun naskah Proklamasi dan diumumkan esok harinya.

Monumen ini dibangun pada tanah seluas 1500 meter per segi. Lokasinya sekitar 20 km dari pusat kota Karawang dan berada di dekat rumah Djiauw Kie Siong, tempat singgah Soekarno-Hatta saat “diculik”. Bentuk monumen ini berupa tangan mengepal sebagai lambang tekad pejuang untuk menyatakan kemerdekaan Indonesia. Di sisi belakang monumen, terdapat relief yang menggambarkan proses terciptanya Proklamasi Kemerdekaan RI.

Setiap tanggal 16 Agustus malam, tempat ini kerap diadakan renungan malam memperingati Kemerdekaan RI. Mereka yang datang mulai dari pejabat hingga kaum muda. Bisa jadi alternatif, nih, kalau Roommies mau memperingati HUT RI dengan cara berbeda.

Lokasi: Jl. Raya R.Dengklok, R.Dengklok Sel., Rengasdengklok, Kabupaten Karawang

7. Green Canyon Loji

green canyon- tempat wisata di karawang

Sumber: Anekatempatwisata

Satu lagi wisata alam yang indah banget di Karawang, yaitu Green Canyon Loji. Bentuknya berupa ngarai sepanjang 100 meter dengan tebing-tebing setinggi 10 meter di kiri kanannya. Ngarai ini terbentuk dari erosi aliran air Sungai Cijulang selama ratusan tahun.

Nama Green Canyon pertama kali dipopulerkan oleh seorang turis Prancis yang datang pada tahun 1993. Disebut “green” karena air sungai yang melintasi berwarna kehijauan dari lumut hijau di sekitar tebing-tebingnya. Green Canyon sendiri pelesetan dari nama Grand Canyon yang ada di Amerika Serikat. Sementara nama lokalnya adalah Cukang Taneuh.

Air sungai pada tempat yang berjarak 2 jam perjalanan dari pusat kota Karawang ini. Enak buat berenang. Tapi, kalau mau sekadar berfoto atau duduk-duduk melepas penat juga bisa karena lokasinya yang teduh dari pepohonan rimbun di sekitarnya.

Lokasi: Kampung Tonjong Roke, Desa Medal Sari, Kecamatan Pangkalan, Loji, Kabupaten Karawang, Jawa Barat

Itulah beberapa tempat wisata di Karawang yang bisa dikunjungi. Ternyata, dibalik julukannya sebagai Kota Industri, Karawang memiliki banyak kekayaan wisata yang beragam. Jadi penasaran, kan, untuk mengunjunginya?

BACA JUGA:

Artikel Rekomendasi kami