Home > Money & Career > 5 Tips Mengatur Gaji Pertama agar Tidak Cepat Habis

5 Tips Mengatur Gaji Pertama agar Tidak Cepat Habis

5 Tips Mengatur Gaji Pertama agar Tidak Cepat Habis

Gaji pertama bagiĀ fresh graduate atauĀ first jobber adalah satu hal yang membanggakan sekaligus menyenangkan. Untuk pertama kalinya, mereka bisa menghasilkan uang dari hasil kerja keras sendiri selama satu bulan terakhir. Dengan gaji pertama, biasanya mereka habiskan untuk hal-hal yang selama ini mereka tahan sebelum bekerja, seperti membeli baju, sepatu, atau gawai.

Tips Mengatur Gaji Pertama agar Tidak Cepat Habis

Namun, sayangnya, belanja baju, sepatu, dan lainnya membuat gaji pertama jadi lebih cepat habis sebelum waktunya. Imbasnya, kamu tidak akan bisa menikmati banyak hal dan menahan segala keinginan sampai gajian tiba.

Kamu tidak ingin hal tersebut terjadi, bukan? Karena itu, kamu harus pintar-pintar mengelola gaji pertama kamu sebaik mungkin. Inilah beberapa tips mengatur gaji pertama yang bisa kamu coba.

1. Sisihkan untuk pengeluaran bulanan

Saat sudah bekerja, artinya segala pengeluaran pribadi menjadi tanggung jawab kamu sendiri bukan lagi orang tua. Bagi yang selama ini nge-kost, ini saatnya kamu hidup mandiri tanpa kiriman uang dari orang tua. Untuk itu, kamu harus segera menyisihkan gaji pertama yang kamu dapati untuk pengeluaran bulanan seperti membayar kost, membeli sabun mandi, sampo hingga uang makan untuk satu bulan.

2. Belajar menabung

Jika selama ini kamu salah satu orang yang sering menghamburkan uang bulanan pemberian orang tua dan selalu meminta uang tambahan saat habis, sudah saatnya kamu belajar menabung. Karena, saat gaji kamu habis, tentu kamu tidak akan bisa meminta gaji tambahan pada perusahaan. Kamu juga tentu malu jika harus meminta dari orang tua.

Momen gaji pertama inilah yang bisa kamu gunakan untuk belajar menabung. Kamu bisa mengalokasikan 30% penghasilan yang kamu terima untuk tabungan. Tabungan di sini bisa digunakan di saat darurat, berlibur, menikah, membeli rumah atau membeli barang-barang mewah, seperti mobil atau perhiasan.

Belum lagi pada masa pandemi COVID-19 yang serba tidak pasti ini, kamu tentu harus menyiapkan uang untuk berjaga-jaga.

3. Berikan pada orangtua

Karena ini adalah gaji pertama kamu, tidak ada salahnya kamu memberikan sedikit penghasilan yang kamu terima untuk diberikan pada orangtua kamu. Orangtua kamu tentu bangga saat menerima gaji pertama dari anaknya. Namun jika orangtua kamu menolak, kamu bisa mengajaknya makan-makan di restoran atau membelikannya barang-barang yang mereka butuhkan.

BACA JUGA:

4. Catat pengeluaran

Agar kamu bisa tau kemana saja gaji kamu terpakai, kamu perlu mencatat semua pengeluaran. Mulai dari pengeluaran rutin, belanja barang-barang pribadi hingga transportasi. Nantinya, saat akhir bulan, kamu bisa mengetahui berapa besar pengeluaran kamu.

Jika terlalu banyak uang keluar untuk hal-hal yang tidak penting, kamu bisa menyiasati untuk tidak mengeluarkan uang kamu untuk hal yang sama pada gaji selanjutnya.

5. Seimbangkan pengeluaran dengan hidup hemat

Hidup hemat disini bukan berarti pelit, ya, RoomMies. Hidup hemat disini artinya meminimalisasi pengeluaran yang tidak perlu. Kamu juga bisa lebih menghemat pengeluaran dengan membawa bekal ke kantor dan mengurangi nongkrong yang tidak perlu. Seperti, nongkrong di coffee shop ternama atau restoran mahal.

Mendapatkan gaji pertama memang menyenangkan, tapi kamu harus belajar mengelolanya sebaik mungkin agar uang tersebut bisa cukup hingga gajian kedua tiba.

Artikel Rekomendasi kami