Home > Money & Career > Catat! 8 Tips Persiapan Wawancara agar Diterima Kerja

Catat! 8 Tips Persiapan Wawancara agar Diterima Kerja

Catat! 8 Tips Persiapan Wawancara agar Diterima Kerja

Setelah lolos tahapan seleksi berkas, biasanya seorang pelamar kerja akan menghadapi wawancara. Untuk beberapa perusahaan, wawancara merupakan tahapan terakhir yang akan menentukan diterima atau tidaknya seseorang untuk bekerja. Oleh karena itu, kamu harus melakukan persiapan wawancara dengan matang agar kemungkinan diterima kerja semakin besar.

Selain meningkatkan kemungkinan diterima kerja semakin besar, melakukan persiapan wawancara juga memiliki beberapa manfaat. Seperti mengurangi rasa gugup dan mengurangi risiko kamu melakukan kesalahan yang merugikan.

Tips Persiapan Wawancara agar Kemungkinan Diterima Kerja Lebih Besar

Pada dasarnya persiapan wawancara berikut ini bisa kamu lakukan 7-2 hari sebelum hari H wawancara.

1. Kenali lebih jauh tentang perusahaan

Kenali lebih jauh tentang perusahaan

Sumber: Photo by pch.vector from Freepik

Ada pepatah yang mengatakan “Tak kenal maka tak sayang”. Pepatah ini benar adanya dan bisa kamu terapkan saat melamar pekerjaan. Karena mencari tahu lebih jauh tentang perusahaan akan membuatmu lebih percaya diri saat wawancara.

Selain itu, tidak menutup kemungkinan pewawancara akan membuka wawancara dengan pertanyaan “Coba ceritakan apa yang kamu tahu tentang perusahaan ini”. Jika kamu berhasil menjawab pertanyaan tersebut dengan baik, kemungkinan kamu diterima kerja akan semakin besar.

Beberapa hal yang perlu kamu cari tahu tentang perusahaan adalah perusahaan bergerak di bidang apa, sudah berapa lama perusahaan berdiri, dan bagaimana struktur perusahaan. Jangan lupa juga untuk mencari tahu lebih lanjut tentang pewawancara dan bagaimana budaya kerja perusahaan yang kamu tuju. Semakin banyak hal yang kamu tahu tentang perusahaan, maka semakin besar pula rasa percaya diri saat wawancara.

2. Pelajari lebih jauh tentang posisi yang dilamar

Sumber: Photo by Racool_studio from Freepik

Sebelum melamar pekerjaan, biasanya seseorang akan mempelajari lebih jauh tentang deskripsi pekerjaan. Setelah lolos seleksi berkas dan akan melakukan wawancara kerja, kamu juga harus mempelajari kembali deskripsi pekerjaannya ya.

Beberapa hal yang perlu kamu cari tahu adalah apa saja pekerjaan utama, berapa lama waktu yang diberikan untuk menyelesaikan pekerjaan, dan soft skill apa saja yang diperlukan. Soft skill yang biasanya diperlukan saat bekerja adalah kemampuan menganalisis, kemampuan berkomunikasi yang baik, dan kemampuan berpikir kreatif.

Selain itu, jangan lupa juga untuk mencari tahu standar gaji untuk posisi yang kamu lamar. Jangan sampai kamu meminta gaji yang terlalu besar atau terlalu kecil.

3. Latihan menjawab pertanyaan

Sumber: Photo by yanalya from Freepik

Hal lain yang penting kamu lakukan adalah latihan menjawab pertanyaan. Walaupun pertanyaan yang diajukan setiap perusahaan bisa berbeda, kamu bisa melatih menjawab beberapa pertanyaan yang umum. Seperti; “coba ceritakan tentang diri kamu”, “Kenapa kamu mau mendaftar di perusahaan ini”, dan “Kenapa kamu meninggalkan pekerjaan sebelumnya”.

BACA JUGA: 7 Tips Interview Online yang Tepat, Jangan Dianggap Remeh!

4. Siapkan portofolio pekerjaan

Siapkan portofolio pekerjaan

Sumber: Photo by aleksandarlittlewolf from Pexels

Portofolio kerja merupakan hal yang sangat penting dan perlu dibawa ketika wawancara, terlebih jika kamu akan bekerja di bidang kreatif. Oleh karena itu, jangan ragu untuk menyiapkan portofolio sebagus mungkin. Beberapa perusahaan biasanya akan menjadikan portofolio sebagai satu-satunya penentu diterima atau tidaknya karyawan untuk bekerja.

5. Bawa fotokopi resume dan CV

Bawa fotokopi resume dan CV

Sumber: Photo by yanalya from Freepik

Walaupun kamu telah mengirimkan resume dan CV ke email perusahaan, jangan lupa juga untuk tetap membawa fotokopinya ya. Karena tidak menutup kemungkinan, kamu akan diminta portofolio dan CV asli pada hari H wawancara.

6. Pelajari bahasa tubuh yang baik

Pelajari bahasa tubuh yang baik

Sumber: Photo by fauxels from Pexels

Bahasa tubuh atau body language merupakan hal yang perlu kamu siapkan sebelum wawancara. Karena bahasa tubuh yang baik akan memberikan yang baik pula pada pewawancara. Beberapa bahasa tubuh yang perlu kamu pelajari adalah duduk dengan posisi tubuh yang tegak, menatap mata pewawancara, dan menunjukkan ekspresi wajah yang ramah.

Saat masuk ruang wawancara ada baiknya kamu tersenyum dan membungkukkan badan kepada pewawancara. Selain itu, jangan lupa juga untuk memberikan salam dengan cara mengatupkan kedua tangan di dada. Karena di tengah pandemi COVID-19 seperti sekarang semua orang diwajibkan untuk menghindari kontak fisik.

BACA JUGA: 5 Pertanyaan Saat Interview yang Harus Ditanyakan ke HRD

7. Cari tahu rute dan durasi perjalanan ke tempat wawancara

Cari tahu rute dan durasi perjalanan ke tempat wawancara

Sumber: Photo by fauxels from Pexels

Di tengah pandemi COVID-19 seperti sekarang sebagian besar proses wawancara memang dilakukan secara online. Namun jika ternyata proses wawancara ternyata harus tetap dilakukan tatap muka di kantor, maka kamu harus mencari tahu rute dan durasi perjalanan ke tempat wawancara. Hal ini bermanfaat untuk mencegah kamu telat datang wawancara.

Idealnya, kamu sampai di tempat wawancara 30 menit sebelum wawancara. Datang cepat ke tempat wawancara juga bermanfaat untuk menghilangkan rasa gugup dan membuatmu lebih percaya diri.

8. Gunakan baju yang tepat

Gunakan baju yang tepat

Sumber: Photo by Gustavo Fring from Pexels

Meskipun terlihat sederhana, menggunakan baju yang tepat saat wawancara kerja ternyata juga dapat menentukan diterima atau tidaknya kamu bekerja, lho. Karena menggunakan baju yang baik dan sesuai dengan perusahaan akan memberikan kesan yang baik. Jangan sampai kamu menggunakan baju yang terlalu santai atau terlalu resmi dan tidak sesuai dengan budaya perusahaan. Oleh karena itu, jangan lupa untuk menyesuaikan pakaian dengan perusahaan.

Misalnya jika perusahaan yang kamu lamar bergerak di bidang kreatif, maka tidak ada salahnya kamu menggunakan pakaian yang semiformal. Sedangkan jika perusahaan yang kamu lamar bergerak pada bidang pelayanan publik, kamu harus menggunakan baju yang formal. Jangan lupa juga untuk mulai menyiapkan baju, dua atau tiga hari sebelum wawancara.

Selamat melakukan beberapa persiapan wawancara di atas RoomMies! Semoga wawancaranya berjalan dengan lancar dan kamu bisa diterima kerja di kantor impian.

Artikel Rekomendasi kami