Home > Money & Career > 10 Cara Membangun Bisnis dengan Teman, Antigagal!

10 Cara Membangun Bisnis dengan Teman, Antigagal!

10 Cara Membangun Bisnis dengan Teman, Antigagal!

Berbisnis dengan teman adalah alternatif pilihan yang bisa kamu coba dalam merintis sebuah usaha. Melalui kolaborasi ide kreatif satu sama lain, kalian bisa membangun konsep bisnis yang diimpikan. Cara membangun bisnis dengan teman tidak juga bisa dibilang mudah.

Kamu harus lebih berhati-hati saat berbisnis dengan teman. Karena, salah-salah, bisa merenggangkan hubunganmu dan teman.

Kenali Teman Sebelum Sepakat Jalani Bisnis

Membangun bisnis layaknya menyusun sebuah puzzle yang tercecer. Secara teliti kamu harus menemukan pola dan mengumpulkan potongan-potongan yang tepat agar puzzle tersebut tersusun dengan lengkap.

Merintis bisnis sendirian merupakan sebuah tantangan besar. Walaupun, ada juga para pebisnis sukses yang berhasil melewati tantangan tersebut hingga mampu mencapai kesuksesan kariernya dengan berdiri sendiri. Namun, berbisnis dengan orang lain juga merupakan tantangan yang tak kalah besar.

Bukan hal mudah untuk menentukan siapa yang akan menjadi partner bisnis. Biasanya, seorang yang akan memulai usaha akan mengajak orang-orang terdekat mereka untuk menjadi partner bisnisnya, baik itu teman ataupun keluarga. Karena, orang-orang terdekat lebih bisa dipercaya dibanding orang lain yang belum dikenal sama sekali.

Saat kamu memilih berbisnis dengan teman, memang banyak sisi positifnya. Jika kamu dan temanmu memiliki passion yang sama dalam dunia bisnis, menciptakan usaha bersama akan terasa lebih ringan dan menyenangkan. Soal modal, kalian juga bisa mengembannya bersama-sama.

Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Sebab, tak sedikit kasus di mana kerja sama dalam bidang bisnis bisa berakhir pada keretakan hubungan karena ego masing-masing. Apalagi, jika visi dan misinya berbeda sejak awal. Tidak sedikit pula orang yang bisnisnya jatuh karena ditipu atau dikhianati rekan bisnisnya sendiri.

Untuk itu, mari cek bersama 10 cara membangun bisnis dengan teman di bawah ini agar hubungan serta bisnismu langgeng.

10 Cara Membangun Bisnis dengan Teman

Tidak ada barometer pasti untuk menentukan siapa yang layak menjadi partner bisnis terbaikmu. Untuk itu lakukan 10 cara membangun bisnis di bawah ini sebelum mulai berbisnis dengan teman:

1. Pahami skills masing-masing

Pertama-tama, kamu wajib bekerja sama dan membagi pekerjaan dengan adil sesuai kapasitas masing-masing. Hal ini dilakukan agar satu sama lain tidak ada yang merasa beban kerjanya lebih berat.

Jika fase ini bisa teratasi, maka kalian bisa lebih fokus mengerjakan job desk sesuai pembagian yang telah ditetapkan.

Dengan berfokus terhadap jobdesk, hasilnya akan maksimal. Namun, bukan berarti kamu tidak saling mengingatkan satu sama lain. Percayalah kepada kemampuan temanmu.

2. Pupuk kepercayaan dan bersikap terbuka

Salah satu cara agar bisa percaya satu sama lain adalah bersikap transparan. Baik dalam hal pengeluaran yang berkaitan dengan bisnis, serta keputusan yang akan diambil untuk kepentingan dan demi keuntungan bersama.

Suatu saat kamu dan temanmu tentu akan mengalami masalah. Jika hal tersebut terjadi, jangan disembunyikan, tujuannya agar kamu dan temanmu bisa secepatnya mengambil jalan keluar atas permasalahan tersebut.

3. Atur pembagian keuntungan secara jelas

Tidak sedikit dari bisnis yang hancur di tengah jalan terkait dengan pembagian keuntungan. Lalu, bagaimana cara membagi untung yang berimbang? Masing-masing pihak harus mengenal baik apa itu dividen dan gaji.

Disarankan kedua belah pihak memperoleh dividen sesuai besar setoran, begitu pula gaji sesuai porsi pekerjaan.

Akan tetapi, bisnis yang baru berdiri dianjurkan tak langsung mengambil salah satunya sebelum pola pemasukan dan pengeluaran dalam bisnis tersebut berjalan stabil.

Selain itu, pebisnis baru kerap melakukan kesalahan fatal dalam berbisnis, yakni menggabungkan uang pribadi dan uang bisnis. Pastikan hal tersebut tidak terjadi!

4. Buat surat perjanjian antara kamu dan temanmu

Surat perjanjian yang ditandatangani di atas materai tetap diperlukan dalam merintis bisnis bersama, tak peduli sedekat apapun hubungan kamu dengan temanmu.

Surat perjanjian yang berlandaskan hukum akan membuat hubungan bisnis terikat secara profesional. Nantinya, kontrak pun dapat diperbaharui, misalnya saat terjadi penambahan modal dan usaha yang semakin berkembang.

5. Adakan meeting secara rutin

Jangan sekalipun kamu dan temanmu menyepelekan meeting, karena itu merupakan salah satu hal terpenting dalam sebuah bisnis.

Kalian bisa sama-sama membahas dan mengetahui perkembangan bisnis. Kemudian, saling memberi saran atau kritik, evaluasi, dan pengembangan untuk inovasi dalam bisnis.

Melalui meeting biasanya ide-ide segar demi kemajuan bisnis akan muncul. Jadi, biasakan meeting sebelum perusahaan kalian tumbuh semakin besar, agar kegiatan ini bisa menjadi budaya perusahaan.

6. Bedakan urusan pekerjaan dan urusan pertemanan

Ada ungkapan yang mengatakan “work hard play hard no drama“. Karena, memang benar, dalam menjalankan bisnis kamu dan teman bisnismu tidak bisa menyikapinya seperti sedang bermain.

Ada saatnya kalian fokus dalam bekerja dan ada saatnya bercanda serta bermain setelah pekerjaan tersebut diselesaikan. Hal ini akan sangat mempengaruhi produktivitas kerja kalian.

Kalian adalah pemilik usaha yang harus bekerja secara profesional. Sesekali mungkin kamu dan temanmu bisa ngobrol topik di luar pekerjaan untuk memecah kejenuhan tapi tetap memperhatikan produktivitas.

Sebagai solusi, sediakan waktu di mana kalian bisa bertemu untuk curhat dan merayakan keberhasilan bisnis bersama misalnya ketika akhir pekan.

7. Kerja penuh dedikasi tanpa iri dengan rekan sendiri

Kedisiplinan dan ketegasan merupakan kunci sukses berbisnis dengan teman. Sikap tersebut harus dimiliki oleh masing-masing pihak sesuai kesepakatan bisnis yang disusun sejak awal.

Dengan begitu, segala bentuk perselisihan yang memicu kehancuran bisa dihindari dan hubungan bisnis terjalin baik serta profesional.

8. Kelola konflik internal

Kamu dan teman bisnismu perlu belajar tentang mengelola konflik, utamanya mengenai hal-hal yang seringkali membuat kalian bingung dalam mengambil keputusan.

Kelebihan jika kamu berbisnis dengan teman, konflik ini akan lebih mudah cair dan terselesaikan karena biasanya kalian lebih mudah dalam menyamakan visi dan kepercayaan.

9. Tetap jaga komunikasi saat terjadi konflik

Kamu dan teman bisnismu pasti akan mengalami perselisihan, satu hal yang manusiawi. Ada saat di mana banyak masalah yang akan menguji ketahanan bisnis kalian.

Untuk itu, pastikan kalian tetap jaga komunikasi dalam segala kondisi. Bicarakan secara baik-baik setiap persoalan personal maupun bisnis. Fokuslah mencari solusi dan selesaikan masalah bersama-sama bukan mencari-cari kesalahan satu sama lain.

10. Berikan perhatian lebih terhadap keluarga teman bisnismu

Teman bisnismu bisa jadi adalah orang yang menghabiskan waktu paling banyak dibandingkan dengan keluarga. Saking sibuknya, mungkin kalian kurang perhatian terhadap keluarga kalian. Hati-hati, ini bisa menjadi masalah eksternal yang mempengaruhi kinerja kalian.

Sebagai solusi, secara inisiatif kamu bisa menanyakan bagaimana keadaan keluarga teman bisnismu, beri perhatian lebih, tanyakan kondisi kesehatan orang tua, pasangan, saudara dan kerabat mereka.

Hal ini akan memberikan impuls positif terhadap hubungan bisnis kalian karena teman bisnismu merasa diperhatikan.

Jika ada waktu dana lebih dan waktu yang luang, tidak ada salahnya kalian mengadakan kegiatan family gatheringUntuk memupuk kebersamaan antar keluarga.

Itulah sepuluh cara membangun bisnis dengan teman yang cocok untuk kamu terapkan jika  saat ini kamu sedang menjalankan bisnis bersama teman. Tetap mengedepankan profesionalisme dan jaga tali persahabatan untuk bersama-sama membangun bisnis yang sukses dan diimpikan.

 

Artikel Rekomendasi kami