Home > Money & Career > 5 Budaya Kerja di Negara Lain Yang Bisa RoomMies Tiru

5 Budaya Kerja di Negara Lain Yang Bisa RoomMies Tiru

5 Budaya Kerja di Negara Lain Yang Bisa RoomMies Tiru

Apa kamu tau jika setiap negara memiliki budaya kerja yang berbeda-beda? Tidak hanya soal fashion yang dapat kita tiru dari negara lain, kita juga bisa meniru dan belajar mengenai budaya kerja di negara lain dan mengaplikasikannya ke dalam kehidupan kerja. Terutama jika budaya kerja tersebut memberi dampak positif bagi diri kita dan juga perusahaan.

5 Budaya Kerja di Negara Lain Yang Bisa Ditiru

Jika kita mengaplikasikan budaya kerja negara lain yang positif, maka akan meningkatkan daya saingmu. Terutama bagi kamu yang ingin bekerja di negara lain. Penasaran negara apa saja yang dapat kita tiru budaya kerjanya? Simak rangkumannya dari 5 budaya kerja dibawah ini.

1. Jepang

Negara pertama yang dapat kita tiru adalah Jepang. Jepang memang terkenal dengan pekerjanya yang bekerja keras. Tidak sedikit perusahaan yang mengklaim bahwa keberhasilan dari perusahaan mereka itu adalah hasil kerja keras tim bukan hasil kerja sendiri-sendiri atau individual.

Selanjutnya, dalam menghadapi masalah orang Jepang cenderung lebih memikirkan bagaimana mencari jalan keluar dari masalah tersebut ketimbang menyalahkan karyawannya. Mungkin budaya bekerja di Jepang ini bisa kalian tiru agar lebih mudah dalam mencapai sebuah tujuan bersama.

2. Jerman

Negara selanjutnya yaitu berasal dari benua Eropa. Negara yang satu ini sangat lah menghargai waktu, bagi mereka waktu sangat berharga dan tidak boleh disia-siakan. Maka dari itu banyak pekerja-pekerja di Jerman yang menyewa rumah dekat dengan tempat bekerja. Hal itu mereka lakukan agar dapat menghemat waktu dan tenaga.

Mereka juga lebih suka sarapan atau sekadar minum kopi saat berada di kantor. Hal itu mereka lakukan agar mereka dapat pulang dengan cepat. Budaya kerja di Jerman ini sangat bagus jika kita terapkan dalam kehidupan kerja kita lho. Dari sini kita juga dapat belajar lebih menghargai waktu.

BACA JUGA:

3. Australia

Australia atau negara dengan sebutan negeri kangguru adalah negara selanjutnya yang dapat kamu tiru budaya kerjanya. Di negara ini para pekerjanya sangat menjunjung tinggi kejujuran. Karena bagi mereka keterbukaan akan membantu mereka dalam menghadapi berbagai masalah pekerjaan.

Dan apa kamu tau jika di Australia tidak memakai jasa Office Boy? Maka dari itu kamu dapat membersihkan cangkir kopimu dengan sendiri. Selain itu, semua pekerjaan yang dikerjakan harus sesuai dengan kontrak, jadi tidak ada namanya pekerja melakukan pekerjaan diluar kontrak kerja. Budaya kerja yang satu ini bagus untuk kita tiru agar kita juga dapat menjadi lebih mandiri dan tidak tergantung kepada orang lain.

4. Amerika

Di negeri Paman Sam ini sangat menghargai waktu libur bersama keluarga. Sama dengan Jepang, Amerika juga lebih mementingkan waktu dalam bekerja. Apalagi bagi mereka waktu bersama keluarga adalah hal yang tidak bisa kalian beli dengan uang. Hal ini dapat memberi mu keseimbangan dalam hal keluarga maupun pekerjaan.

Amerika juga banyak mendapatkan pujian karena negara ini sangat menekankan kreativitas. Banyak dari berbagai perusahaan memberi kebebasan bagi pekerjanya dalam mendesain kubikel maupun meja kerjanya. Hal ini mereka lakukan agar lebih nyaman dalam bekerja dan juga agar lebih termotivasi dalam menyelesaikan pekerjaan dengan cepat.

5. Spanyol

Siapa sangka negara yang satu ini mempunyai budaya kerja yang dapat kita tiru? Pekerja Spanyol sangat disiplin oleh waktu dan istirahat. Maka dari itu, saat sudah menunjukan jam makan siang, mereka semua akan berhenti dari segala aktivitas pekerjaannya dan beristirahat maupun makan siang. Dan pada saat jam makan siang mereka juga tidak ada yang membahas pekerjaan loh. Benar-benar sangat menghargai waktu istirahat.

Hal itu semua dilakukan karena menurut mereka istirahat adalah sebuah kunci untuk meningkatkan produktivitas jangka panjang dan juga dapat menghindarkan kita agar tidak terlalu stres dengan pekerjaan.

Nah itu dia beberapa budaya kerja di beberapa negara. Tidak ada salahnya jika kita meniru karena hal tersebut terbilang positif jika kita terapkan di kehidupan sehari-hari. Selamat mencoba!

Artikel Rekomendasi kami