Home > Money & Career > 7 Soft Skills yang Perlu Dicantumkan dalam CV Supaya Dilirik HRD

7 Soft Skills yang Perlu Dicantumkan dalam CV Supaya Dilirik HRD

7 Soft Skills yang Perlu Dicantumkan dalam CV Supaya Dilirik HRD

Pengalaman kerja profesional dan kualifikasi akademis adalah dua komponen utama yang selalu dicantumkan ketika membuat CV atau resume. Umumnya, pencari kerja mencantumkan pencapaian-pencapaiannya selama ini. Namun, supaya makin dilirik oleh perusahaan yang hendak dilamar, jangan lupa mencantumkan kualitas tak berwujud—seperti kemampuan berkomunikasi dan kerja sama tim—yang sering disebut soft skills.

Pentingnya Soft Skills

Kemampuan interaksi sosial atau soft skills ini makin dipandang perlu oleh banyak perusahaan ketika menyeleksi calon karyawannya. Dengan soft skills yang baik, diharapkan kandidat karyawan mampu berkembang dalam pekerjaannya serta mendukung kesuksesan tim. Tentu saja, sambil tidak melupakan kemampuan kerja secara teknisnya.

Saking pentingnya soft skills, The Society for Human Resource Management dalam sebuah studinya sampai menyimpulkan bahwa mengabaikan soft skills ketika membangun sebuah tim (menyeleksi kandidat karyawan) dapat mengakibatkan kerugian finansial. Menempatkan orang yang salah—soft skills-nya tidak sesuai dengan yang dibutuhkan—bernilai kehilangan enam sampai sembilan bulan gaji seseorang yang seharusnya ada di posisi tersebut.

7 Soft Skills yang Harus Dikuasai Pekerja Saat Ini

Oleh karena itu, jangan lupa cantumkan dan jelaskan kemampuan interpersonal yang kamu miliki dalam CV. Global HR Research menerangkan beberapa soft skills yang perlu dipunyai karyawan agar sukses, antara lain:

1. Kerja Sama Tim

Kerja tim

Sumber: Pexels

Soft skills ini merupakan kemampuan paling penting dan wajib dimiliki dalam setiap posisi. Seseorang dapat dianggap sukses bila dia mampu bekerja baik dengan sesama anggota tim. Kerja sama di sini dapat berarti menjadi pemimpin atau staf yang baik, selalu memantau kemajuan pekerjaan, memenuhi deadline, dan bekerja dengan anggota tim lain pada divisi yang berbeda untuk meraih tujuan yang sama.

2. Komunikasi

Communication

Sumber: Unsplash

Komunikasi pada posisi apa pun sangat penting, termasuk komunikasi lewat tulisan atau suara. Pada era digital seperti sekarang, komunikasi juga melingkupi email, presentasi Power Point, dan sebagainya.

3. Konsentrasi

Soft skills concetration

Sumber: Pexels

Ketika bekerja, kita akan menemukan beragam hal yang menarik perhatian atau banyak tugas yang dibebankan. Kemampuan untuk menyelesaikan pekerjaan di tengah distraksi tiada henti tadi adalah skill tidak bernilai dari seorang karyawan. Dan, untuk berkonsentrasi, dibutuhkan kemampuan mengatur waktu dan prioritas.

4. Adaptasi

Soft skills Adaptive

Sumber: Unsplash

Dunia kerja itu sangat dinamis. Apa yang sudah dipelajari atau ditetapkan sebagai jobdesc, bisa saja ada perubahan dalam kurun waktu enam atau 12 bulan setelahnya. Karena itu, karyawan mesti bisa mengikuti perubahan tersebut.

5. Inisiatif

Inisiatif

Sumber: Unsplash

Selain mengikuti perintah atasan perusahaan, karyawan harus pula bisa bekerja secara independen. Dengan begitu, dia bisa mengidentifikasi masalah dan mulai mencari solusi sendiri dulu, sehingga pekerjaan terasa lebih efisien.

6. Kepemimpinan

Kepemimpinan

Sumber: Pexels

Walaupun kamu tidak melamar untuk posisi manajemen (manajer), kepemimpinan tetap penting untuk dimiliki. Memiliki jiwa kepemimpinan berarti kandidat berani mengambil tanggung jawab pada pekerjaannya. Bahkan, dari sekadar tugas presentasi di hadapan klien atau memimpin teman-teman setim lain untuk mengerjakan sesuatu, sudah bagian dari kepemimpinan atau leadership.

7. Memecahkan Masalah

problem solving soft skills

Sumber: Freepik

Tidak ada yang mengetahui pasti apa yang akan terjadi ke depannya. Bisa saja apa yang telah direncanakan, tidak berjalan sesuai harapan. Saat itulah, diperlukan kemampuan untuk mengatasi permasalahan yang terjadi. Dan, kemampuan memecahkan masalah bukan hanya pada pemimpin atau atasan saja. Setiap karyawan diharapkan dapat membantu perusahaan untuk mencapai tujuan perusahaan.

Tujuh soft skills tadi tidak hanya kamu cantumkan dalam CV. Supaya pihak perusahaan makin tertarik, tapi berikan buktinya bahwa kamu mampu melakukannya. Karena itu, jangan hanya menyebutkan kemampuan-kemampuan tadi, sampaikan juga pencapaian-pencapaiannya yang pernah kamu peroleh.

BACA JUGA:

Artikel Rekomendasi kami