Home > Lifestyle , Money & Career > Hindari Penipuan, Pahami 6 Cara Aman Donasi Online

Hindari Penipuan, Pahami 6 Cara Aman Donasi Online

Hindari Penipuan, Pahami 6 Cara Aman Donasi Online

Donasi online mulai marak beberapa tahun belakangan karena semakin mudahnya manusia berhubungan hanya melalui koneksi internet. Terutama saja, saat puasa Ramadan dan di tengah kondisi pandemi Covid-19 saat ini, anak kost yang harus melakukan aktivitasnya #dikostaja, bisa bersedekah tanpa beranjak dari tempat duduk atau keluar kamar.

Apalagi saat ini makin banyak lembaga crowdfunding yang membantu menyalurkan donasi tersebut. Dan, melalui kegiatan donasi online, makin banyak informasi mengenai siapa saja yang membutuhkan bantuan.

Namun, maraknya kegiatan donasi online menjadi celah bagi mereka yang memanfaatkan kebaikan orang lain untuk kepentingan pribadi. Penipuan berkedok donasi yang dilakukan secara online bisa juga terjadi.

Untuk menghindari hal tersebut, perhatikan beberapa hal berikut sebelum menyalurkan donasi kamu:

1. Organisasi penggalang dana terpercaya

Pastikan organisasi tempat kamu ikut berdonasi adalah yang terpercaya. Bila belum yakin, cari tahu nama organisasi atau perusahaan penggalang dana, jenis usaha mereka (ketika tidak sedang mengumpulkan donasi), alamat, nomor teleponnya, akun media sosial, hingga situs resminya.

Jika pengumpulan donasi dilakukan oleh individu, sebaiknya kamu yakin bahwa orang tersebut dapat dipercaya. Bisa dilihat dari lingkup pertemanannya, misal, pada akun media sosial. Atau, bertanya dengan teman-teman kamu mengenai individu tadi.

2. Tujuan donasi yang pasti

Memang, beramal itu mendatangkan banyak pahala, apalagi pada bulan Ramadan seperti ini. Namun, sebelum menyalurkan sumbangan, pastikan kamu tahu kepada siapa sumbangan tadi akan disalurkan.

Perhatikan dengan detail keterangan yang diberikan oleh organisasi penginisiasi sumbangan. Bila mereka bersungguh-sungguh menggalang dana dan membantu orang lain untuk memberikan sumbangan pada yang membutuhkan, pasti organisasi tadi akan menuturkan tujuan penggalangan dananya dengan jelas.

BACA JUGA:

3. Waspada email

Hati-hati terhadap email ajakan menyumbang yang masuk ke dalam inbox kamu. Biasanya, kamu akan diarahkan mengklik tautan yang ada dalam email tersebut dan diarahkan pada sebuah situs penghimpun donasi.

Tapi, bisa jadi situs tersebut hanya situs palsu yang dibuat semirip mungkin dengan situs organisasi atau lembaga crowdfunding terkenal. Bila tidak hati-hati, tidak hanya uang yang melayang, data pribadi kamu juga “dikumpulkan” oleh orang-orang tidak bertanggungjawab.

Jika kamu curiga terhadap ajak menyumbang via email tadi, coba riset dulu tentan organisasi tadi. Cara paling mudah adalah mencari informasi melalui Google.

4. Situs yang aman

Salah satu risiko transaksi online adalah pencurian identitas. Karena itu, wajib periksa keamanan situsnya sebelum berdonasi. Cek URL situs tersebut, sebaiknya menggunakan HTTPS atau terdapat simbol gembok. Artinya, data-data pribadi yang kamu berikan pada situs tersebut akan terenskripsi sehingga aman.

5. Cek metode donasi

Perhatikan pilihan cara berdonasi pada situs donasi online tersebut. Jika melalui transfer bank, cek apakah rekeningnya atas nama platform atau organisasi yang menginisiasi donasi. Bila menggunakan nama pribadi, pastikan mereka adalah yang dipercaya atau ditunjuk oleh organisasi bersangkutan.

Selain transfer bank, bisa juga melihat kredibilitas donasi bila tekah bekerja sama dengan platform atau pembayaran pembayaran online terpercaya, seperti GO-PAY, OVO, DANA, Link Aja, dan lainnya.

6. Donasi di RoomMe Donation #SeribuUntukBangkit

 Salah satu tempat yang dapat kamu gunakan untuk menambang pahala melalui donasi online melalui RoomMe. Pada bulan Ramadan kali ini, RoomMe mengajak anak kost mengikuti kampanye #SeribuUntukBangkit.

Salah satu tempat yang dapat kamu gunakan untuk menambang pahala melalui donasi online melalui RoomMe. Pada bulan Ramadan kali ini, RoomMe mengajak anak kost mengikuti kampanye #SeribuUntukBangkit.

#SeribuUntukBangkit bertujuan memberikan bantuan pangan atau sembako terhadap mereka yang terkena imbas pandemi Covid-19 secara ekonomi. Penerima bantuan adalah mereka yang menggantungkan hidup dari pendapatan harian, seperti para pedagang kecil, pengendara ojek online, pedagang asongan, pekerja warung/toko kecil, panti asuhan, panti jompo, hingga buruh pabrik.

Serunya lagi, donasi dapat kamu berikan mulai dari nominal yang tidak terlalu besar, yaitu Rp 1000. Jadi, siapapun, berapapun, dan dimanapun bisa ikut berdonasi yang diselenggarakan mulai tanggal 1-22 Mei 2020 melalui platform donasi Pedulisehat.id dan Genflix sebagai partner.

Salurkan donasi melalui laman khusus RoomMe di situs Pedulisehat.id (klik di sini). Dan, keterangan lebih lanjut bisa klik di laman RoomMe ini.

Artikel Rekomendasi kami