Home > Money & Career > Era Digital Menghasilkan 5 Profesi Baru Seperti Berikut

Era Digital Menghasilkan 5 Profesi Baru Seperti Berikut

Era Digital Menghasilkan 5 Profesi Baru Seperti Berikut

Era digital banyak menghadirkan hal-hal baru termasuk bidang pekerjaan. Pekerjaan-pekerjaan baru tersebut menuntut kita untuk banyak keterampilan hard skills juga soft skill. Beberapa bidang pekerjaan juga sudah berubah karena era digital tersebut.

Contohnya saja, dulu tukang pos bertugas untuk mengantarkan surat. Namun, kini saat berkirim surat sudah tergantikan dengan chating atau email. Karenanya, tukang pos saat ini lebih sering bertugas untuk mengantarkan paket yang berupa barang.

5 Profesi Baru yang Hadir di Era Digital

Meski ada pekerjaan yang berubah bahkan hilang di era digital, namun ada juga beberapa profesi baru yang hadir. Apa saja profesi tersebut? Berikut daftarnya.

1. Content Creator

Pesatnya perkembangan media sosial, khususnya YouTube dan Instagram, menghadirkan content creator sebagai profesi baru yang banyak digandrungi anak muda. Seorang content creator bertugas untuk membuat konten, baik berupa gambar, video, ataupun suara. Konten tersebut harus dikemas dengan kreatif dan, setidaknya, harus memiliki nilai edukasi dan hiburan.

Seorang content creator juga harus memiliki kemampuan seperti menulis, pengambilan gambar, hingga penyuntingan video. Biasanya profesi ini memiliki target audiens dalam jumlah tertentu.

2. UI/UX Designer

Profesi ini muncul semakin banyaknya aplikasi yang bermunculan setiap hari. Kedua profesi ini saling berkaitan satu sama lain. UI designer bertugas untuk membuat tampilan sebuah aplikasi menjadi menarik dan enak dilihat baik dari segi warna ataupun font, sedangkan UX designer bertugas agar tampilan tersebut tidak menyusahkan pengguna.

Dilansir dari Quiper dan Kompas, dalam satu tahun terakhir ada sekitar 6.800 lowongan UI/UX designer. Selain itu, menurut versi indeks CJOF (Cognizant Jobs of the Future), pekerjaan ini masuk ke dalam daftar pekerjaan yang memiliki tingkat pertumbuhan paling besar.

BACA JUGA:

3. Data Scientist

Terdapat banyak sekali data-data pengguna internet di seluruh dunia, data tersebut disebut sebagai Big Data. Nah, di sini data scientist bertugas untuk mengumpulkan, mengolah, dan menganalisa data tersebut, kemudian mencari informasi bagi perkembangan bisnis perusahaan.

Seorang data scientist dituntut untuk memiliki kemampuan pemrograman, memahami tools analisis, statistik, kalkulus, aljabar, komunikasi, hingga visualisasi data. Karena itu, tak heran jika profesi data scientist menjadi salah satu profesi di ranah IT yang memiliki penghasilan tertinggi.

4. Social Media Officer/ Social Media Specialist

Semakin maraknya pengguna media sosial menuntut perusahaan harus mengikuti perkembangannya agar tidak tertinggal. Jika perusahaan memiliki media sosial, maka pelanggan dapat lebih mudah mengetahui informasi mengenai perusahaan. Bahkan, media sosial juga bisa sebagai media pengingat agar pelanggan dapat selalu mengingat brand perusahaan. Tidak jarang perusahaan mengeluarkan budget iklan khusus di media sosial.

Nah, di ranah media sosial, ada dua profesi yang berkaitan yaitu social media officer dan social media specialist. Bedanya, terletak dari tugas pekerjaan mereka. Social media officer bertugas untuk mengelola dan meningkatkan interaksi dengan pelanggan di media sosial, sedangkan social media specialist bertugas untuk meningkatkan engagement dan awareness di media sosial menggunakan tools khusus seperti Hootsuite atau Facebook Insight.

5. SEO/ SEM Specialist

Jika profesi keempat berkaitan dengan sosial media, maka profesi terakhir berkaitan dengan website. SEO dan SEM specialist bertugas untuk meningkatkan trafik website dan membuatnya berada di peringkat atas mesin pencarian Google. Bedanya jika SEO meningkatkan jumlah traffic website secara organik alias gratis sedangkan SEM meningkatkan jumlah traffic secara berbayar dengan menggunakan iklan.

Kedua pekerjaan tersebut sama-sama berada di bawah divisi digital marketing, karena tujuannya tentu untuk penjualan produk.

Itu dia beberapa pekerjaan baru yang muncul di era digital. Tidak menutup kemungkinan ke depannya akan semakin banyak lagi profesi-profesi baru yang bermunculan.

Artikel Rekomendasi kami