Home > Money & Career > 12 Hal “Menakutkan” yang Sering Terjadi ketika Bekerja di Kantor

12 Hal “Menakutkan” yang Sering Terjadi ketika Bekerja di Kantor

12 Hal “Menakutkan” yang Sering Terjadi ketika Bekerja di Kantor

Hari Halloween telah tiba, saatnya cerita yang seram-seram! Termasuk, cerita yang bikin takut di kantor. Namun, cerita menakutkan kali ini bukan tentang makhluk tak kasat mata alias hantu penghuni kantor. Ketika bekerja di kantor, ada beberapa kejadian yang justru suka menjadi hal ‘horor’ untuk karier kamu.

12 Hal Menyeramkan ketika Bekerja di Kantor

Hal menakutkan di kantor bukan hanya soal hantu. Justru, kejadian-kejadian yang terlihat sepele saat jam kantor dapat menjadi sesuatu yang menyeramkan bagi seorang karyawan. Pasalnya, hal tersebut dapat berubah menjadi kesalahan ketika bekerja, yang fatalnya akan memengaruhi karier kamu.

Berikut RoomMe berikan daftar hal menakutkan yang sering terjadi ketika bekerja di kantor. Mana yang pernah anak kost alami?

1. Tepergok sedang browsing hal pribadi pada komputer kantor

Jam kantor selama di kantor adalah waktunya mengerjakan tugas-tugas kantor. Ketahuan oleh atasan atau orang terkait lainnya melihat-lihat hal yang sifatnya personal di Internet, menggunakan internet kantor, pada komputer kantor, apalagi di ruang kantor, artinya kamu tidak bisa mengelola pekerjaan dengan baik.

Lakukan hal tersebut di luar jam kantor. Serta, hapus history dari browser kamu setelah menggunakannya. Browser akan mengingat ke mana saja kamu berselancar saat menggunakan mereka.

2. Menghilangkan dokumen milik kantor

Kecuali kamu seorang psikopat atau mata-mata perusahaan lain, tidak ada yang ingin sengaja menghilangkan dokumen kantor, bisa dokumen keuangan, data karyawan, hingga kontrak kerja dengan klien.

Meski tidak sengaja, menghilangkan dokumen kantor membuat karyawan terlihat ceroboh dan bodoh. Dalam hati, kamu juga akan bertanya-tanya mengenai kemampuan diri bekerja dengan baik.

3. Bercanda melewati batas

Sebagian besar waktu dalam sehari yang dihabiskan bekerja dengan rekan kantor membuat kita makin akrab dengan mereka. Lama-kelamaan, tidak canggung lagi untuk saling bercanda. Kadang, saking santainya, sering tidak sadar bahwa candaan bisa melewati batas (kesopanan) juga. Tiba-tiba suasana jadi awkward. Masih ketawa-ketawi, sih, tapi obrolan terhenti dan awkward lagi sampai beberapa waktu setelahnya.

4. Melakukan sesuatu yang membuat perusahaan mengeluarkan peraturan baru

Tiba-tiba, perusahaan mengeluarkan perusahaan baru mengenai larangan melakukan kegiatan tidak produktif. Kamu jadi menelan ludah karena tahu larangan tersebut terjadi karena melihat kamu melakukan kegiatan tidak produktif tadi pada suatu sore.

Contoh peraturannya, tidak boleh menonton video YouTube (yang tidak ada kaitannya dengan pekerjaan) atau harus mematikan ponsel selama meeting.

5. Mendadak menerima WA dari bos besar

Kamu jarang berhubungan dengan atasan dari atasan kamu atau bos besar. Mendadak ada pesan WA dari bos besar. Belum juga dibuka dan dibaca, kamu sudah merasa deg-degan dan keringat dingin.

Bertanya-tanya, “apakah lupa kirim laporan?”, “apakah tidak memenuhi deadline?”, “apakah pekerjaan kamu salah?”, sampai “apakah kamu dipecat?”. Tapi, bisa juga bos cuma pengen tahu rasa makanan dari tempat makan baru yang pernah kamu coba.

Apapun itu, harus dibaca dan sebisa mungkin dibalas, ya, RoomMies.

6. Izin tidak masuk karena sakit, ketahuan malah jalan-jalan ke mal

Kadang, semangat sedang menurun untuk pergi ke kantor dan memutuskan mengaku sakit guna istirahat sehari. Kalau sudah demikian, sebaiknya kamu tidak perlu ke mana-mana juga, diam di kost saja.

Tepergok jalan-jalan ke suatu tempat malah bikin perasaan tidak tenang, meningkatkan stres, akhirnya sakit beneran, deh.

7. Tidak tahu nama rekan kerja dari tim lain

Kondisi ini diperparah ketika kamu berada pada situasi yang mengharuskan mengetahui namanya. Memang, bila jarang berhubungan atau pekerjaannya tidak terkait langsung, satu sama lain tetap cuek dan tidak saling mengenal. Padahal, sama-sama sudah bekerja lama pada perusahaan tersebut.

8. Ketahuan atasan sedang melamar pekerjaan baru

Bisa tepergok karena tidak sengaja melihat email yang terpampang bebas pada layar komputer kamu. Namun, yang sering terjadi, kamu mencetak resume menggunakan printer dan kertas kantor, lalu tidak buru-buru mengambilnya dari printer.

Alhasil, rekan kerja lain, termasuk bos melihat apa yang kamu cetak. Karena itu, hindari menggunakan fasilitas kantor untuk keperluan pribadi.

9. Tidak sengaja mengirim email pribadi ke grup email perusahaan

Satu perusahaan jadi tahu bahwa kamu dan beberapa orang teman kantor bakal ngopi-ngopi selepas kerja. Atau, ketahuan bahwa kamu dan anak bagian akunting janjian nonton weekend minggu depan. Siap-siap jadi bulan-bulanan di grup WA kantor, deh!

10. Mabuk di acara (pesta) kantor dan mengungkapkan hal pribadi

Oleh karena mencapai target tahunan, kantor mengadakan party selepas jam kantor untuk merayakannya. Salah satunya, boleh pesan minuman beralkohol. Kamu tidak mau ketinggalan untuk memesannya minuman tersebut, bahkan hingga beberapa gelas.

Akhirnya, kamu mabuk dan menceritakan hal-hal personal—yang tidak perlu diketahui orang lain. Hancur, deh, reputasi kamu. Pesan moralnya, kalau ada acara party, tahan diri dan tidak perlu sampai mabuk. Nikmati saja keriaannya.

11. Tidak dapat bonus yang didapat rekan kerja lainnya

Ada perusahaan yang terang-terangan mengumumkan pemberian bonus, ada juga yang tidak. Jika perusahaan kamu termasuk yang kedua, pemberian bonus akan membuat dada berdebar keras.

Bisa saja suatu hari, rekan kerja berkata bahwa mereka menerima bonus tahunan, sementara saldo tabungan kamu tidak juga bertambah. Jadi penasara, kan, apakah kamu diberi bonus juga atau tidak. Kalau tidak diberikan, apa alasannya?

Itulah 12 kejadian saat bekerja di kantor yang kelihatannya sepele, tapi bisa lebih menyeramkan dari cerita hantu manapun karena mempertaruhkan karier kamu.

Sebisa mungkin berhati-hati selama bekerja di kantor serta kelola pekerjaan dengan baik untuk menghindari hal-hal tadi. Bila sudah terlanjur kejadian, minta maaf dan tidak mengulanginya lagi adalah dua hal utama yang perlu dilakukan.

BACA JUGA:

Artikel Rekomendasi kami