Home > Lifestyle > 6 Fakta Logo Kemerdekaan Indonesia untuk Peringatan HUT Ke-75 Tahun RI

6 Fakta Logo Kemerdekaan Indonesia untuk Peringatan HUT Ke-75 Tahun RI

6 Fakta Logo Kemerdekaan Indonesia untuk Peringatan HUT Ke-75 Tahun RI

Hari Kemerdekaan Indonesia, yang jatuh pada tanggal 17 Agustus, setiap tahunnya selalu dirayakan dengan berbagai peringatan. Tidak hanya upacara bendera dan aneka perlombaan 17-an, Pemerintah Republik Indonesia (RI) tiap tahunnya merilis tema dan logo kemerdekaan Indonesia.

Pemerintah melalui Kementerian Sekretariat Negara (Sekneg) pada tahun ini telah mengeluarkan Surat Edaran Menteri Sekretaris Negara tentang Penyempurnaan Penggunaan Tema dan Logo Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2020 pada tanggal 23 Juli 2020 lalu. Surat edaran ini menegaskan tentang dirilisnya logo kemerdekaan Indonesia yang ke-75 tahun ini.

Sebenarnya, logo kemerdekaan Indonesia tersebut telah diumumkan pada publik sejak bulan Januari lalu. Namun, melalui surat edaran tadi, dilakukan penyempurnaan, yaitu penambahan logo “Bangga Buatan Indonesia”, untuk digunakan sebagai satu kesatuan dengan logo Peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI.

6 Fakta Logo Kemerdekaan Indonesia Ke-75

logo kemerdekaan Indonesia 75

Sumber: Setneg.go.id

Perhatikan gambar di atas! Itulah tema dan logo kemerdekaan Indonesia, yang dibuat bukan sekadar dekorasi kemeriahan HUT Kemerdekaan RI. Dibalik angka, kata, dan warna, terkandung makna yang makin menegaskan jati diri dan tujuan bangsa Indonesia ini.

Supaya RoomMies bisa makin mengenal, simak beberapa fakta berikut mengenai makna yang terkandung dalam tema dan logo HUT Kemerdekaan RI tersebut.

1. Tema Besar: Indonesia Maju

Peringatan Kemerdekaan RI tahun ini bertemakan “Indonesia Maju”, yaitu sebuah representasi dari Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Selain itu, menyimbolkan juga Indonesia yang mampu menguatkan kedaulan, persatuan, dan kesatuannya.

Kemudian, kemerdekaan bukan lagi dimaknai sebagai kata, tapi juga kesempatan untuk mewujudkan mimpi dan berkarya tanpa batas. Maka, rakyat Indonesia diharapkan fokus untuk menyatukan keragaman melalui kolaborasi untuk mengenalkan jati diri bangsa.

2. Logo HUT RI Ke-75 dibuat relevan dengan periode kepemimpinan Indonesia baru

Tahun 2020 ini merupakan peringatan kemerdekaan RI pertama bagi pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Dengan begitu, pembuatan logo terkait dengan tujuan periode pemerintahan baru yaitu, pembangunan infrastruktur, pembangunan sumber daya manusia, penciptaan lapangan kerja, serta pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah.

Tidak lupa, menciptakan kesatuan bagi seluruh rakyat Indonesia dan pondasi negara untuk menghadapi persaingan global.

3. Logo Kemerdekaan Indonesia seperti perisai lambang negara

Bentuk logo ini terinspirasi dari simbol perisai yang ada pada lambang negara Garuda Pancasila. Adanya bentuk perisai menggambarkan Indonesia sebagai negara yang mampu memperkokoh kedaulatan, menjaga persatuan dan kesatuannya.

Makna lainnya adalah kesetaraan dan pertumbuhan ekonomi untuk rakyat Indonesia. Serta, menghasilkan kemajuan nyata dalam bekerja untuk memberikan hasil terbaik kepada semua rakyat Indonesia.

4. Setiap garis memiliki makna

logo 75

Sumber: Setneg.go.id

(Dari kiri ke kanan)

Garis atas di angka tujuh: Pemerataan ekonomi dan kualitas hidup untuk seluruh rakyat Indonesia, kesetaraan untuk kesejahteraan dan keadilan bagi semua individu.

Garis tengah di angka tujuh: Progres kerja dinamis dan kepentingan progress infrastruktur. Kedinamisan yang dilambangkan dengan garis lengkung (tidak lurus) artinya akan mencapai hasil akhir yang optimal tapi tidak kaku.

Garis lengkung di angka lima: Regenerasi, kerja yang konsisten dan progress yang nyata dalam bekerja. Garis lingkaran ini melambangkan progress yang terus menerus dan terlihat nyata, tapi selalu memperbaiki dan tidak lelah kejar target.

Perisai warna merah: Melambangkan kesatuan Indonesia sebagai negara yang mampu menjaga dan mengamankan bangsa, memperkokoh kedaulatan, persatuan, dan kesatuan.

5. Tambahan logo

logo bangga buatan indonesia

Sumber: Setneg.go.id

Selain logo berupa perisai dan angka 75, ada pula logo peringatan kemerdekaan dengan tema “Bangga Buatan Indonesia”. Berdasarkan penjelasan Kementerian Setneg pada situs setneg.go.id, logo Bangga Buatan Indonesia meliputi gabungan dari logogram dan logotype dengan sentuhan modern. Hal tersebut terlihat dalam bentuk huruf-huruf dan sederhana secara keseluruhan.

Logogram digunakan untuk menunjukkan cinta terhadap produk lokal Indonesia. Juga, menggambarkan perasaan bangga terhadap produk lokal Indonesia, sekaligus menunjukkan kesatuan sebagai satu Indonesia.

Sementara warna merah putih yang digunakan sebagai warna utama untuk menunjukkan perasaaan bangga membeli produk lokal dan kebersamaan dalam kesatuan.

6. Supergraphic sebagai tambahan desain

Logo Supergraphic Kemerdekaan

Sumber: Setneg.go.id

Selain itu, penggunaan logo kemerdekaan Indonesia ini dapat pula ditambahkan supergraphic pada desain gambar yang digunakan. Supergraphic ini berupa gambar abstrak namun memiliki makna tersendiri—seperti dapat dilihat pada gambar di atas.

implementasi

Sumber: Setneg.go.id

Supergraphic terdiri dari 10 elemen yang diambil dari dekonstruksi logo 75 tahun. Logo tersebut dipecah menjadi 10 bagian yang merepresentasikan komitmen dan nilai luhur Pancasila. Untuk penggunaannya, supergraphic ini cukup fleksibel karena bersifat abstrak, yang merupakan rakitan dari 10 pecahan tadi menjadi satu kesatuan bentuk.

Itulah fakta-fakta tentang logo kemerdekaan Indonesia pada perayaannya yang ke-75 tahun ini. Logo-logo ini bebas digunakan oleh masyarakat yang membutuhkan (untuk berpartisipasi dalam peringatan HUT RI). Untuk itu, logo ini bisa diunduh langsung dan gratis di situs resmi Kementerian Sekretariat Negara RI, setneg.go.id.

BACA JUGA:

Artikel Rekomendasi kami