Home > Health > Sedang Tren, Ini Cara Diet DEBM, Sukses Turunkan Berat Badan

Sedang Tren, Ini Cara Diet DEBM, Sukses Turunkan Berat Badan

Sedang Tren, Ini Cara Diet DEBM, Sukses Turunkan Berat Badan

Apakah RoomMies pernah mendengar cara diet DEBM? Diet yang satu ini termasuk menjadi salah satu metode diet yang populer sejak tahun lalu. Diet DEBM sendiri merupakan singkatan dari “Diet Enak Bahagia Menyenangkan”. Apa sih yang bikin diet yang dibuat oleh Lembono Robert ini berani mengklaim bahwa diet yang ia ciptakan merupakan diet yang menyenangkan?

Selama ini, diet yang kita kenal bikin lapar, bikin lidah engggak merasakan enaknya rasa gurih manis dan makanan berlemak yang lezat, pokoknya menyiksa deh. Tapi berbeda halnya dengan diet DEBM ini. Lantas bagaimana sih cara melakukan diet DEBM tersebut? Ini dia ulasannya.

Cara Diet DEBM yang Benar

Selain enak, bahagia, dan menyenangkan ternyata diet DEBM mampu menurunkan berat badan secara drastis. Yuk, intip caranya.

1. Rendah karbohidrat tapi tinggi lemak dan protein

 

Ternyata berbagai klaim yang ada di nama diet DEBM bukan hanya sekedar klaim semata. Pasalnya diet ini memperbolehkan mengonsumsi berbagai jenis makanan lezat selama rendah karbohidrat, memiliki lemak dan protein yang tinggi.

Alasan mengapa karbohidrat dibatasi adalah karena karbohidrat dianggap menjadi salah satu penyebab kegemukan karena kalorinya yang cukup tinggi.

Supaya energi dapat tepat prima, kamu bisa mengkonsumsi makanan dengan protein hewani di saat pagi dan malam. Bukan hanya itu, makanan berlemak tinggi juga diperbolehkan, lo.

2. Pantang Gula

Pantangan yang satu ini memang selalu ada di setiap metode diet. Dalam aturan diet DEBM gula dilarang karena dapat meningkatkan jumlah insulin yang memiliki peran dalam memproduksi lemak tubuh.

3. Wajib Sarapan

Sarapan merupakan hal wajib yang tak boleh terlewat dalam diet yang satu ini. Bukan hanya itu, kamu juga perlu memperhatikan kandungan yang ada dalam satu posri sarapanmu. Seperti yang sudah dijelaskan, pilihlah menu yang memiliki kandungan protein serta lemak tinggi, hindari pula untuk mengkonsumsi makanan berkarbohidrat.

4. Jangan makan makanan ini

Ada beberapa makanan yang tidak diperbolehkan untuk dikonsumsi, diantaranya:

  • Nasi, sereal, pasta, mie, roti dan makanan bertepung lain.
  • Pemanis yang berasal dari gula, selain itu madu dan sirup maple juga tidak diperbolehkan untuk dikonsumsi.
  • Minuman dengan kandungan gula seperti teh manis, soda, jus dengan gula, susu coklat dll.
  • Sayuran dengan kandungan pati yang tinggi seperti ubi, kentang, labu serta bit.
  • Buah dengan kandungan karbohidrat seperti melong, pisang, semangka, dan papaya.

5. Daftar yang dianjurkan

Untuk mempermudah RoomMies memilih menu yang tepat untuk diet DEBM, berikut daftar makanan yang diperbolehkan untuk dikonsumsi.

  • Telur
  • Semua jenis ikan, diutamakan tuna dan salmon karena memiliki lemak yang tinggi
  • Daging unggas dan sapi
  • Susu maupun produk turunannya seperti keju, yoghurt, mentega
  • Sayuran dengan kandungan pati yang rendah seperti kembang kol, wortel, brokolo, buncis dan sayuran hijau lain
  • Buah-buahan dengan kandungan lemak yang tinggi

6. Olahraga Teratur

Melakukan olahraga secara teratur dapat membantu program diet semakin sukses dan cepat berhasil. Hal ini dikarenakan olahraga dapat membantu mengubah lemak menjadi energi. Selain bisa membuat badan lebih ramping, olahraga juga dapat membantu untuk mengencangkan otot, dan membuat tubuh lebih sehat.

7. Minum air putih

Cara diet DEBM selanjutnya adalah dengan minum air putih. Dengan begitu rasa lapar dapat lebih terkendali karena perut akan merasa lebih kenyang. Memenuhi kebutuhan air putih juga dapat membantu tubuh agar tetap terhidrasi.

8. Berhenti makan sampai jam 6 sore

Meskipun diet ini cukup “membahagiakan” karena makanan yang dikonsumsi masih enak namun kamu hanya diperbolehkan makan hingga jam 6 sore saja. Karena, tubuh perlu jam istirahat untuk melakukan proses pembakaran lemak yang lebih maksimal. Jika RoomMies masih makan diatas jam 6 sore, maka kadar gula yang ada di dalam darah masih tinggi. Alhasil, tumpukan lemak akan muncul karena proses pembakaran yang tidak sempurna.

BACA JUGA:

Artikel Rekomendasi kami